Masdar (
المَصْدَرُ) adalah
ism yang dibentuk dari
fi'il.
Mashdar ada dua macam, yaitu
mashdar sarih (
المصدر الصريح) dan
mashdar mu'awwal (
المصدر المؤوّل).
Mashdar SharihMashdar sharih adalah
mashdar yang sudah jelas bentuk lafalnya. Contohnya adalah lafal
ذَهَابٌ yang dibentuk dari kata
ذَهَبَ.
Sebagian besar mashdar hanya dapat diketahui secara
sima'i (mendengar langsung dari penutur) atau melalui buku-buku dan kamus bahasa Arab. Sebagian lagi ada yang dibentuk dengan menggunakan rumusan tertentu (
الوَزْنُ).
Di antara
wazan atau rumusan mashdar dari
fi'il tsulatsi adalah sebagai berikut:
- Wazan فِعَالَةٌ digunakan untuk membentuk mashdar yang menunjukkan pengertian profesi atau keahlian tertentu. Contohnya adalah زِرَاعَةٌ (pertanian) yang berasal dari kata زَرَعَ (menanam) dan كِتَابَتٌ (penulisan) yang berasal dari kata كَتَبَ (menulis).
- Wazan فَعَلَانُ digunakan untuk membentuk mashdar yang menunjukkan pengertian gerakan atau guncangan. Contohnya adalah فَيَضَانٌ (aliran) yang berasal dari kata فَاضَ (mengalir) dan رَجَفَانٌ (guncangan) yang berasal dari kata رَجَفَ (berguncang).
- Wazan فَعْلٌ digunakan untuk membentuk mashdaryang berasal dari fi'il tsulatsi tansitif (الفعل الثلاثيّ المتعدّي). Contohnya adalah ضَرْبٌ (pukulan) yang berasal dari kata ضَرَبَ (memukul) dan فَهْمٌ (pemahaman) yang berasal dari kata فَهِمَ (memahami).
- Wazan فُعُوْلٌ digunakan untuk membentuk mashdar yang berasal dari fi'il tsulatsi intransitif (الفعل الثلاث اللازم). Contohnya adalah جُلُوْسٌ (hal duduk) yang berasal dari kata جَلَسَ (duduk) dan نُهُوْضٌ kebangkitan yang berasal dari kata نَهَضَ (bangkit).
- Wazan فَعَلٌ digunakan untuk membentuk mashdar yang berasal dari fi'il tsulatsi intransitif (الفعل الثلاث اللازم) dengan wazan فَعِلَ. Contohnya adalah تَعَبٌ (kelelahan) yang berasal dari kata تَعِبَ (lelah) dan مَرَضٌ (hal sakit) yang berasal dari kata مَرِضَ (sakit).
Mashdar Mu'awwalMashdar mu'awwal adalah
fi'il mudhari' yang mengandung salah satu dari kata
اَنْ، لَنْ، لِ pada awal katanya. Fi'il mudhari' yang terletak sesudah
an, lan, dan
li i'rab-nya adalah
mansub. Contoh penggunaannya dalam kalimat adalah sebagai berikut.
- يَسُرُّنِيْ اَنْ تَصْدُقَ (Saya senang jika kamu jujur)
- التَّاجِرُ لَنْ يَّذْهَبَ اِلَى السُّوْقِ (Pedagang itu tidak akan pergi ke pasar)
- جَلَسْتُ لِاَسْرِيْحَ (Saya duduk untuk beristirahat)
Komentar
Posting Komentar