pai kls 8 senin 20 september 2021
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI
Nama sekolah : SMP AL AZHAR 1 BANDAR LAMPUNG
Hari / Tanggal :SENIN, 20 AGUSTUS 2021
Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Islam dan budi pekerti
Kelas : 8 (Delapan )
KD :
3.12. lebih dekat dengan alloh dengan mengamalkan sholat sunnah
APERSEPSI :
Assalaamu’alaikum anak-anak didik ku yang soleh dan solehah.
Mari kita mulai pelajaran kali ini dengan berdoa dan mengucap sykur kepada Allah SWT agar senantiasa nikmat yang telah diberikan-Nya bisa menjadi berkah....
Rasa syukur kita kepada Allah dapat pula kita apresiasikan dalam bentuk taat beribadah sesuai petunjuk Na dan tetap bersemangat dalam menuntut ilmu....
TUJUAN PEMBELAJARAN :
Melalui pendekatan tertulis pada blog kalian DAPAT MENERAPKAN DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI
SEPERTI BIASA SEBELUM belajar SILAHKAN KALIAN BACA ASMAUL HUSNA TERLEBIH DAHULU
materi hari ini meneruskan materi minggu lalu
Materi PAI Kelas 8 Bab 4
Lebih Dekat Kepada Allah dengan Mengamalkan Salat Sunnah
3). Śalat Kusuf (Gerhana Matahari)
Salat Sunnah kusūf (kusūfus syamsi) adalah śalat sunnah yang dilaksanakan
ketika terjadi gerhana matahari. Hukum melaksanakan śalat ini adalah sunnah muakkad. Waktu pelaksanaan śalat kusūf adalah, mulai
terjadinya gerhana matahari sampai matahari kembali tampak utuh seperti semula.
Hal yang membedakan salat kusuf dibanding śalat pada umumnya adalah dalam śalat kusūf setiap rakaat terdapat dua kali membaca surah
al-Fatihah dan dua kali rukuk. Sehingga dalam dua rakaat salat kusūf terdapat empat kali membaca surah al-Fatihah,
empat kali rukuk, dan empat kali sujud. Adapun tata cara pelaksanaan salat
gerhana matahari secara rinci sebagai berikut :
1. Berniat untuk śalat kusūf (śalat gerhana
matahari). niat śalat harus
dilakukan dengan ikhlas di dalam hati. Jika diucapkan bacaan niatnya ta’ala:
أُصَلِّيْ سُنَّةً لِكُسُوْفِ الشَّمْسِ اِمَامًا / مَأْمُوْمًا
لِلّهِ تَعَالَى
Artinya: “saya berniat
śalatgerhana matahari dua rakaat karena Allah ta’ala”
2. Setelah takbiratul ihram, lalu membaca doa ifitah, kemudian membaca surah al-fatihah dilanjutkan dengan membaca surah-surah yang panjang.
3. Rukuk yang lama dan
panjang dengan membaca tasbih sebanyakbanyaknya.
4. Iktidal dengan
mengucapkan (Sami’allāhu liman hamidah) tangan kembali bersedekap di
dada.
5. Membaca
surah al-fātihah dilanjutkan
dengan membaca surah al-Qur’ān yang lain.
6. Kembali
melakukan rukuk yang panjang dengan membaca tasbih yang sebanyak-banyaknya.
7. Iktidal dengan
mengucapkan (Sami’allāhu liman hamidah)
8. Sujud seperti biasa
tetapi sujudnya agak dipanjangkan dibanding dengan śalat pada umumnya.
9. Duduk di antara dua
sujud seperti biasa.
10. Sujud yang kedua agak
dipanjangkan.
11. Bangkit menuju rakaat
yang kedua, kemudian melaksanakan rakaat yang kedua sebagaimana rakaat yang pertama
dilaksanakan.
12. Pada sujud yang
terakhir rakaat yang kedua dianjurkan untuk memperbanyak istigfar dan tasbih memohon
ampunan kepada Allah SWT.
13. Setelah selesai śalat,
imam atau khatib berdiri menyampaikan khutbah dengan pesan yang intinya gerhana adalah salah
satu kejadian yang menunjukkan kekuasaan
Allah SWT. Meskipun merupakan sumber energi yang utama, matahari juga makhluk Allah
SWT yang memiliki kekurangan dan
kelemahan.
4). Śalat Khusuf (Gerhana Bulan)
Salat sunnah khusuf (khusūful
qamari) adalah śalat
sunnah yang dilaksanakan ketika terjadi peristiwa gerhana bulan. Hukum
melaksanakan śalat ini adalah sunnah muakkad. Sedangkan waktu śalat gerhana
bulan mulai terjadinya gerhana bulan sampai bulan tampak utuh kembali.
Niat śalat harus
dilakukan dengan ikhlas di dalam hati. Jika diucapkan maka bunyi niatnya adalah
:
أُصَلِّي سُنَّةَ الخُسُوفِ رَكْعَتَيْنِ إِمَامً/مَأمُومًا لله
تَعَالَى
Artinya :“Saya berniat śalat
gerhana bulan dua rakaat karena Allah ta’ala,”
5). Salat Istiqa’ (Memohon Hujan)
Salat sunnah istisqā adalah śalat sunnah dua rakaat yang
dilaksanakan untuk memohon diturunkan hujan. Pada saat terjadi kemarau yang
berkepanjangan sehingga sulit mendapatkan air, umat Islam disunnahkan
melaksanakan śalat istisqā untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, memohon ampun, seraya
berdoa agar segera diturunkan hujan.
Sebelum dilaksanakannya śalat istisqā, diharapkan untuk berpuasa selama empat hari
berturut-turut. Selanjutnya bertaubat kepada Allah SWT. dari segala kesalahan
dan dosa, serta menghentikan segala bentuk perbuatan maksiat, serakah, dan
merusak lingkungan.
Pada hari keempat semua anggota masyarakat muslim pergi ke tanah
lapang yang akan dipakai untuk melaksanakan śalat istisqā. Mereka dianjurkan berpakaian sederhana serta
disunnahkan membawa binatang
peliharaan ke tanah lapang tersebut.
Di sepanjang jalan masyarakat dianjurkan juga untuk banyak
beristigfar. Sesampai ke tanah lapang sambil menunggu pelaksanaan śalat dianjurkan untuk berzikir kepada Allah SWT.
Adapun tata cara melaksanakan Salat istisqā sebagai berikut:
1. Setelah semua bersiap
untuk śalat, muadzin tidak perlu
mengumandangkan azān dan iqāmah, cukup dengan seruan:
Artinya : “Mari śalat
berjemaah”
2. Salat sunnah
dilaksanakan seperti śalat sunnah yang lainnya. Setelah membaca surah
al-fatihah dilanjutkan membaca surah-surah yang panjang.
Setelah salam, khatib membaca dua khutbah. Pada khutbah yang pertama dimulai dengan membaca istigfar sembilan kali dan yang kedua dimul ai dengan membaca istigfar tujuh kali.
tugas
1. kalian baca dan pahami materi diatas
2. Salin materi di buku catatan
3. Kirim salinan dan foto kalian
Komentar
Posting Komentar